KOMEN-JOF'S
![]() |
| SEBAGIAN ANGOGOTA |
KOMEN-JOF'S, adalah anonim dari komunitas mendadak jadi orang film sidoarjo. Komunitas ini terdiri dari berbagai kalangan, lintas profesi, lintas usia dari yang tua, muda sampai para pelajar yang notaben nya cinta atau suka dan perduli terhadap dunia perfilman walau sebenarnya mereka sama sekali tidak mengerti akan dunia film. Komunitas ini bergerak dibidang pembuatan film secara swadaya terutama film-film yang bertemakan sejarah, budaya, kesenian dan tradisi Indonesia. Komunitas ini berkantor di Ruko Graha Niaga Buduran B-10 Jalan Jenggolo Sidoarjo.
Adapun film pertama yang digarap oleh komunitas ini yaitu film.
“1000 JEJAK REVOLUSI PATRIOT TENTARA PELAJAR”
Durasi 90 Menit
Sinopsis :
Abd. Rozaq, (18 th) adalah pelajar yang lahir dari kampung Sidokare Sidoarjo yang ingin menjadi tentara TRIP di saat Belanda telah menguasai kembali kota Surabaya dan merembet ke wilayah Porong, Trawas, Lawang dan kota Malang pada tanggal 21 Juli 1947.
Namun niat mulia Abd. Rozaq tersebut tidak hanya ditentang orang tuanya (Harun, 45 th), tetapi juga oleh kekasihnya, gadis manis yang baru dilamarnya, Siti Maimunah (17th) yang berambut panjang berkepang dua.
Maimunah melarang kekasihnya karena ia trauma di masa lalu dialami kakeknya, Abdul Wakhid yang juga menjadi pejuang bersama Kiyai Hasan Mukmin melawan Belanda yang akhirnya kakeknya gugur. Di mana sekarang nama Kiyai Hasan Mukmin telah diabadikan menjadi salah satu nama jalan di kota Sidoarjo.
Namun atas dukungan ayah Siti Maimunah (Halim, 50th) yang pengrajin batik Jetis asli Sidoarjo, Abd. Rozaq justru diikhlaskan menjadi tentara TRIP membela negara. Abd.Roza akhirnya maju ke medan perang ketika terjadi pembumi-hangusan kota Malang, yang dikenal dengan Agresi Militer pertama Belanda pada 31 Juli 1947. Pada saat itu banyak terntara TRIP berguguran sampai 34 orang.
Bagaimana nasib Abd.Rozaq? Dan mengapa Siti Maimunah akhirnya justru ikut menjadi perjuangan dalam agresi Belanda kedua di Jogyakarta 1948? Dan apa hubungannya dengan pesan Halim, jika revolusi di negeri ini belum selesai dan pada suatu saat ketika negeri ini sudah maju lawan kita adalah bangsa kita sendiri?
Dasar Pembuatan:
Menurut literatur sejarah Indonesia pada priode tahun 1946 s/d 1949 para pelajar yang usianya masih berkisar 16 s/d 19 tahun, diantara dari Kabupaten Sidoarjo banyak yang menjadi tentara relawan melawan Belanda pada Agresi Militer I di Kota Malang pada tahun 1947. Fakta sejarah ini yang mendasari kami untuk memproduksi sebuah film genre perjuangan, dengan judul “!000 Jejak Revolusi – Patriot Tentara Pelajar”.meskipun pembuatan film ini tidak dapat membuktikan tentang sejarah itu sendiri.
Jika di era itu sudah ada generasi muda pelajar dengan gagah berani mengambil keputusan di tengah pro dan kontra menjadi relawan tentara melawan pejajah dengan resiko hidup atau mati. Pertanyaannya adalah generasi muda pelajar saat ini lalu apa yang harus dilakukan? Premis ini yang akan disampaikan dalam film ini dengan tujuan tidak sekedar untuk membangkitkan semangat belajar tetapi juga cinta tanah air Indonesia.
Di tengah minimnya film Indonesia dengan tema perjungan untuk segmen anak muda, film ini diharapkan akan menjadi alternatif hiburan baru bagi para pelajar pada khususnya dan pada generasi muda serta masyarakat luas pada umumnya.
Film ini menggunakan setting kota Sidoarjo, karena berdasarkan literatur sejarah, kota Sidoarjo diantara kota-kota lain selain seperti Mojokerto, Pasuruan, Lawang, Besuki, Madiun dan Blitar dahulu pernah terlibat membantu dalam peperangan Agresi Militer I Belanda di kota Malang.
Selain itu dalam film ini juga memasukkan situs Candi Pari dan Batik Jetis Sidoarjo, pertimbangnya selain hal itu merupakan bagian dari sejarah dan budaya zaman dulu di Sidoarjo juga sekaligus agar industri kerajinan batik dan pariwisata Kabupaten Sidoarjo semakin dikenal masyarakat luas.
Tujuan Pokok Film Dibuat:
1.Untuk menghargai para pejuang kemerdekaan Indonesia, khususnya kepada patriot tentara pelajar Indonesia;
2.Untuk membangkitkan kepada para pelajar dan generasi muda saat ini pada umumnya untuk lebih lagi mencintai tanah air Indonesia;
3.Untuk menggugah kepada para pelajar dan generasi muda saat ini pada umumnya untuk mulai berpikir, berbuat dan berkarya untuk Indonesia;
4.Memberi hiburan alternatif lain kepada para pelajar dan generasi muda saat ini pada umumnya.
5.Memperkenalkan dan menggairahkan aspek pariwisata seperti Candi Pari dan industri kerajinan batik Jetis asli kota Sidoarjo maupun Kabupaten Sidoarjo sendiri kepada masyarakat yang lebih luas.
MOHON DOANYA AGAR FILM INI SEGERA BISA KAMI PERSEMBAHKAN UNTUK NEGERI .
TRIMAKASIH.
TRIMAKASIH.

